Indah memancar butiran kasih
ini,
seakan menyiratkan sebuah makna
dalam tetesan embun.
Tiada lara yang dapat ku ukir,
saat melepas gundah bersama
sayap-sayap cintamu.
Merona dalam beribu bait bahasa
qalbu
melantunkan setiap detik hembusan
nafasku,,
Entah apa yang dapat kulukiskan
pada lembaran daun cintamu,
saat kau menyemai tiap benih
dalam hatiku,
Sayang….
Betapa indah mutiara cinta yang kau berikan untukku, hadirmu laksana pelangi dalam
hidupku, menggoreskan warna dalam senyumku….
masih terekam saat takdir mempertemukan
sayap cinta ini, masih beku dan dingin hingga kau meluluhkannya dengan
ketulusan dan keikhlasan.
Memang tak mudah menyusun jutaan puzzle
dalam kepingan hatiku, namun aku tau kau sanggup hingga puzzle yang terakhir,
seperti blackhole yang menarikku kedalamnya
hingga aku tak sadar bahwa aku telah masuk kedalam dekapanmu,
Namun, maafkan aku jika melukai
hatimu,
maafkan aku jika tak lagi berada
disampingmu,
maafkan aku jika suatu saat
kuharus pergi,
karena kutau aku tak selamanya
bisa menggenggam tanganmu
dan memandangi wajah teduhmu,
saat takdir telah tersirat kutau
semua akan indah pada akhirnya,
rencana-Nya adalah yang terbaik.
Jika kita memang tak dapat
bersama…..
kuyakin DIA telah menyiapkan
bidadari yang terbaik bagimu yang akan menjadi bidadari syurgamu, penyejuk
jiwamu, dan penentram hatimu,
maka ikhlaskanlah setiap apa yang
terjadi sayang….
Tapi aku tak akan berhenti
berharap agar bisa selalu disampingmu selamanya,
terima kasih atas segalanya……
Atas cinta yang kau tanamkan
dalam hatiku…….
UHIBBUKIFILLAH……..
|
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar